Acara Pembukaan : Focus Grup Discussion (FGD) Penyusunan Modul Diklat Peratun

15Dec

Ditulis oleh administrator

Jakarta - Pada 13 Desember 2016 kemarin, dilangsungkanlah Pembukaan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Modul dan Kurikulum Diklat Peradilan TUN MA-RI Tahun 2017, yang diselenggarakan oleh Badan Litbang Diklat Kumdil MA-RI dan Ditjen Badilmiltun MA-RI dengan Proyek SUSTAIN. FGD yang akan dilangsungkan hingga tanggal 16 Desember 2016 di Hotel Redtop Jakarta tersebut dibuka oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Peradilan, Agus Subroto, S.H., M.Hum. dan Direktur Pembinaan Tenaga Teknis dan Administrasi Peradilan Tata Usaha Negara, Dr. H. Yodi Martono Wahyunadi, S.H., M.H.

 

Dalam Pembukaan tersebut, Kapusdiklat Teknis menyampaikan apresiasi kepada Sustain yang telah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bintek) bagi tenaga Teknis di Peradilan TUN pada tahun 2016 ini dengan baik. Kapusdiklat juga semakin mengapresiasi Sustain yang kembali akan menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) bagi tenaga teknis Peradilan TUN pada tahun 2017 mendatang, apalagi mengingat kemungkinan pada tahun 2017 Pusdilklat Teknis tidak dapat mengadakan Diklat bagi tenaga teknis, karena pada tahun 2017 Pusdiklat akan fokus untuk melaksanakan Diklat bagi Calon Hakim.

 

Sedangkan Dirbinganismin TUN MA-RI dalam Pembukaan tersebut memberikan arahan antara lain:

 

pertama, mengingat keterbatasan jumlah peserta untuk Diklat mendatang, maka harus dicarikan model pendaftaran yang selektif dan tepat bagi calon peserta Diklat;

 

kedua, kegiatan Diklat mendatang diharapkan lebih efektif, diantaranya dengan adanya FGD ini dan dengan mengundang pemateri dari luar Lingkungan Peradilan TUN;

 

ketiga, mengenai evaluasi pasca Diklat, agar diupayakan adanya model evaluasi yang efektif dan sistematis sehingga hasil Diklat dapat diterapkan di Peradilan TUN dengan optimal.

 

Dalam Pembukaan FGD ini, juga dipaparkan ringkasan hasil Monitoring dan Evaluasi atas Bintek tahun 2016 pada 4 (empat) PTTUN dan 8 (delapan) PTUN, yang disampaikan oleh Bernadeta Yuni Hariyanti. Hasil Monitoring dan Evaluasi tersebut akan menjadi bahan dalam FGD Penyusunan Modul dan Kurikulum Diklat Peradilan TUN MA-RI Tahun 2017 ini.

 

Peserta FGD ini adalah Agus Subroto, S.H., M.Hum. (Kapusdiklat Teknis MA-RI), Dr. H. Yodi Martono Wahyunadi, S.H., M.H. (Dirbinganismin TUN MA-RI), Dr. Arifin Marpaung, S.H., M.H. (Wakil Ketua PTTUN Surabaya), Dr. Bambang Heriyanto, S.H., M.H. (Hakim Balitbang Diklat Kumdil MA-RI), Dr. Santer Sitorus, S.H., M.H. (Hakim Balitbang Diklat Kumdil MA-RI), Lulik Tri Cahyaningrum, S.H., M.H. (Hakim Tinggi Badan Pengawasan MA-RI), Dr. Dani Elpah, S.H., M.H. (Hakim Tinggi PTTUN Surabaya), Edy Suprianto, S.H., M.H. (Hakim Tinggi PTTUN Makassar), Ujang Abdullah, S.H., M.H. (Ketua PTUN Jakarta), Bapak Sudarsono, S.H., M.H. (Ditjen Miltun MA-RI), Enrico Simanjuntak, S.H., M.H. (Ditjen Miltun MA-RI), Rosyada (JRTO), Bobby Rahman (Sustain),  Bernadeta Yuni Hariyanti, dan Tyas Purbasari. (ymw)